Skalanews - Apple tidak jadi menciptakan pengisi daya nirkabel AirPower menyusul kesulitan produksi perangkat itu untuk memenuhi standard tinggi perusahaan tersebut.
"Setelah berusaha keras, kami menyimpulkan AirPower tidak akan memenuhi standard tinggi kami dan kami sudah membatalkan proyek tersebut," kata Wakil Direktur Perangkat Keras Apple, Dan Riccio melalui keterangan resmi, dikutip dari The Verge, Minggu (31/3).
Meski pun membatalkan proyek tersebut, Apple masih menaruh impian pada produk-produk nirkabel dan berjanji akan menciptakan sesuatu.
"Kami meminta maaf pada pelanggan yang sudah menunggu produk itu diluncurkan. Kami terus meyakini bahwa perangkat nirkabel yakni masa depan dan kami berkomit untuk mendorong pengalaman menggunakan perangkat nirkabel," kata Riccio.
Pengisi daya nirkabel AirPower pertama kali diperkenalkan pada peluncuran iPhone X pada September 2017. Saat itu, Apple menyampaikan akan mengapalkan AirPower pada 2018.
Tapi, Apple tidak pernah mengirimkan AirPower sepanjang 2018 sampai risikonya membatalkan produk tersebut.
Isu yang berkembang menyatakan mereka mengalami duduk kasus teknis dan perangkat yang terlalu panas ketika tahap pengembangan produk.
Sebelumnya, The Wall Street Journal pada awal Maret melaporkan Apple sudah mengizinkan AirPower untuk diproduksi secara massal.
Apple menunjukkan fitur-fitur menarik untuk AirPower, yang paling populer yakni mengisi daya tiga perangkat sekaligus yaitu Apple Watch, AirPod dan iPhone.
Apple juga menciptakan perangkat lunak semoga iPhone menampilkan pengisian daya yang sedang berlangsung untuk ketiga perangkat tersebut.
Selain itu, AirPower juga mempunyai teknologi yang mengizinkan perangkat yang diisi daya dapat ditempelkan di mana pun dalam perangkat tersebut semoga terisi ulang. (bus/ant)
Baca lengkap https://skalanews.com/detail/intermezo/sainstek/320091-Apple-Batalkan-Proyek-AirPower
0 komentar